12 Alat Transportasi Laut yang Masih Eksis hingga Kini

admin_pgnlng
24/12/2025
alat-transportasi-air

Alat transportasi laut punya peran penting dalam kehidupan manusia. Selain membantu mobilitas orang dari satu wilayah ke wilayah lain, moda transportasi ini juga berkontribusi besar dalam menggerakkan roda perekonomian.

Kehadiran jenis transportasi ini menjadi sangat krusial untuk negara kepulauan seperti Indonesia, karena mampu menghubungkan pulau-pulau serta mendukung distribusi barang dalam skala besar.

Lantas, apa saja peran transportasi laut dan jenis-jenis alat transportasi yang masih penting hingga saat ini? Temukan penjelasan lengkapnya dalam artikel ini.

Apa Itu Alat Transportasi Laut? 

Alat transportasi laut adalah sarana atau kendaraan yang digunakan untuk melakukan perjalanan dan pengangkutan melalui jalur perairan, baik laut, samudra, maupun sungai besar.

Transportasi jenis ini menggunakan kapal atau perahu yang didesain untuk mengarungi perairan dengan aman dan efisien.

Di Indonesia, alat transportasi laut memiliki nilai strategis karena mampu menghubungkan pulau-pulau yang tidak terjangkau via darat.

Baca Juga: Apa Itu Dock Kapal atau Galangan?

Bagaimana Perkembangan Alat Transportasi Laut di Indonesia?

Perkembangan alat transportasi laut di Indonesia berawal dari keahlian pelaut Nusantara dalam membuat kapal tradisional seperti perahu Pinisi.

Kapal buatan masyarakat Bugis Makassar ini telah digunakan selama berabad-abad untuk mengarungi jalur pelayaran antarpulau hingga kawasan internasional. Sejarah ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki tradisi maritim yang kuat jauh sebelum teknologi modern masuk.

Memasuki masa kolonial, industri perkapalan mulai berkembang melalui pendirian galangan kapal Hindia Belanda pada 1823 yang kemudian dikenal sebagai Marine Establishment.

Setelah melewati masa pendudukan Jepang dan kemerdekaan, galangan ini diserahkan kepada Indonesia dan dinamai Penataran Angkatan Laut (PAL).

Transformasi terbesar terjadi pada 1981 ketika PAL diubah menjadi perseroan modern, yang kemudian menjadi fondasi industri pembuatan kapal nasional hingga saat ini.

Baca Juga: Jenis-jenis Kapal Laut dan Kelebihannya

Apa Saja Alat Transportasi Laut yang Masih Digunakan?

Inilah macam-macam alat transportasi yang masih memiliki peran penting, baik untuk sektor komersial, logistik, hingga militer.

1. Kapal Penumpang 

Kapal penumpang menjadi contoh alat transportasi laut paling umum. Sesuai namanya, kapal satu ini berfungsi untuk membawa penumpang dari satu tempat ke tempat yang lain.

Sebuah kapal penumpang mampu mengangkut banyak orang dan harganya juga cenderung murah sehingga tak heran jika sejumlah orang memilih moda transportasi ini sebagai pilihan utama, terutama saat bepergian antar pulau.

2. Kapal Barang atau Kargo 

Kapal kargo digunakan khusus untuk mengangkut berbagai jenis barang, yang umumnya dikemas dalam kontainer atau peti kemas. Kapal ini dirancang dengan dek luas dan ruang muatan besar agar mampu membawa kontainer dalam jumlah banyak.

Jenis kapal ini memiliki peranan penting dalam mendukung rantai pasok logistik, khususnya untuk kegiatan ekspor-impor.

Baca Juga: Mengenal Jenis Bahan Bakar Kapal Laut dan Keunggulannya

3. Kapal Pesiar 

Kapal pesiar merupakan jenis kapal yang dirancang khusus untuk kegiatan wisata dan rekreasi. Berbeda dengan kapal penumpang biasa, kapal ini fokus memberikan kenyamanan dan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi para wisatawan.

Jenis kapal ini dilengkapi berbagai fasilitas mewah seperti restoran, kolam renang, area hiburan, hingga akomodasi setara hotel. 

4. Kapal Ikan 

Kapal ikan digunakan oleh nelayan untuk menangkap ikan dan hasil laut lainnya. Ukuran maupun fitur dari alat transportasi laut ini biasanya disesuaikan dengan jenis penangkapan yang dilakukan.

Beberapa kapal ikan dilengkapi dengan ruang pendingin khusus untuk menyimpan hasil tangkapan ikan agar tetap segar.

5. Kapal Feri 

Kapal feri merupakan kapal penumpang yang biasanya digunakan untuk perjalanan jarak pendek antarwilayah perairan. Ukurannya cenderung lebih kecil dibanding kapal penumpang reguler, sehingga lebih fleksibel untuk rute pelabuhan yang berdekatan.

Selain mengangkut manusia, kapal feri juga dirancang untuk membawa kendaraan darat seperti mobil, motor, hingga truk.

Kemampuan ini membuatnya menjadi moda transportasi penting untuk mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi barang antarpulau kecil atau wilayah pesisir.

Baca Juga: Apa Itu Anjungan Kapal atau Bridge?

6. Kapal Penyelamat 

Kapal penyelamat, yang juga dikenal sebagai sekoci, digunakan ketika terjadi musibah pada sebuah kapal. Fungsi utamanya adalah mengevakuasi penumpang dan menyelamatkan mereka dari bahaya.

Sekoci biasanya dikerahkan segera setelah kondisi darurat diumumkan, sehingga orang-orang dapat segera dipindahkan dari kapal yang mengalami masalah ke tempat yang lebih aman.

7. Kapal Tongkang 

Kapal tongkang adalah jenis kapal yang digunakan untuk mengangkut muatan berat, seperti batu bara, minyak bumi, atau kayu balok.

Ciri khasnya adalah lambung yang datar atau berbentuk kotak besar sehingga mampu mengapung dan menampung beban dalam jumlah besar. Kapal ini biasanya ditarik dengan kapal tunda.

8. Kapal Tunda 

Kapal tunda merupakan kapal kecil yang berfungsi untuk menarik atau mendorong kapal lain, terutama kapal yang berukuran lebih besar.

Meskipun ukurannya relatif kecil, kapal tunda memiliki mesin berkekuatan tinggi yang memungkinkannya melakukan manuver berat, seperti membantu kapal besar berpindah posisi, keluar masuk pelabuhan, atau mengarahkan tongkang selama perjalanan.

Baca Juga: Jenis dan Fungsi Penting Kapal Tunda atau Tugboat

9. Kapal Tanker 

Kapal tanker adalah kapal khusus yang digunakan untuk mengangkut minyak dan bahan cair lainnya. Operasionalnya banyak dikendalikan melalui sistem komputer untuk memastikan keamanan dan efisiensi selama pelayaran.

Jenis kapal tanker pun beragam, yang terbesar dikenal sebagai supertanker, yaitu kapal raksasa yang mampu membawa hingga satu juta barel minyak dalam satu perjalanan.

10. Kapal Perang 

Kapal juga memiliki sejarah panjang dalam dunia militer. Kapal perang dirancang khusus untuk keperluan pertahanan dan pertempuran di laut, serta dilengkapi dengan persenjataan dan teknologi militer.

Kapal perang memiliki berbagai jenis, salah satunya adalah kapal induk, yaitu kapal besar yang berfungsi sebagai tempat berpangkalan dan beroperasinya armada pesawat tempur di tengah lautan.

11. Kapal Ro-Ro 

Kapal roll on/roll off atau Ro-Ro adalah kapal yang dirancang untuk mengangkut kendaraan bermotor, seperti mobil dan truk.

Jenis kapal ini memungkinkan kendaraan untuk naik dan turun melalui ramp tanpa perlu dibongkar secara manual.

12. Kapal Selam 

Kapal selam adalah kapal yang dapat beroperasi tidak hanya di permukaan, tetapi juga di bawah permukaan air. Secara umum, kapal selam digunakan untuk keperluan militer dan penelitian ilmiah, terutama yang berkaitan dengan eksplorasi laut dalam.

Dalam perkembangannya, kapal selam juga mulai dimanfaatkan untuk wisata bawah laut, memungkinkan penumpang menikmati pemandangan laut tanpa perlu menyelam.

Baca Juga: Apa Itu Kapal Bulk Carrier? Kenali Jenisnya

Apa Kegunaan Alat Transportasi Air? 

Kegunaan alat transportasi air sangat luas dan mencakup berbagai sektor. Penggunaan kapal memungkinkan perpindahan orang atau barang dalam skala besar, terutama untuk rute jarak jauh yang tidak dapat dijangkau lewat darat.

Hal ini membuat transportasi laut menjadi opsi penting untuk penduduk yang tinggal di pulau-pulau kecil ataupun daerah terpencil.

Selain itu, alat transportasi air juga memiliki fungsi khusus sesuai jenis kapalnya. Misalnya:

  • Kapal ikan untuk aktivitas penangkapan laut.
  • Kapal tanker untuk distribusi minyak.
  • Kapal perang untuk menjaga keamanan wilayah.
  • Kapal wisata untuk kebutuhan rekreasi.

Fleksibilitas fungsi inilah yang membuat transportasi air memiliki peranan sangat vital dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Apa Itu Bunkering? Ini Jenis Bahan Bakarnya

Apa Keuntungan Menggunakan Transportasi Laut? 

Transportasi laut menawarkan beberapa keuntungan yang tidak dimiliki moda transportasi lain. Salah satu keuntungan utamanya adalah kemampuan mengangkut muatan dalam jumlah besar dengan biaya yang relatif lebih rendah.

Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk pengiriman logistik, terutama dalam kegiatan perdagangan antarwilayah maupun internasional.

Keuntungan lain dari penggunaan moda transportasi ini meliputi:

  • Kapasitas besar untuk berbagai jenis muatan,
  • Stabilitas dalam perjalanan jarak jauh,
  • Potensi pengembangan ekowisata maritim.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, transportasi laut menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi dan mobilitas Indonesia.

Baca Juga: Tanpa LNG Carrier Pasokan Energi Dunia Bisa Terhenti? Ini Faktanya

Apa Kelebihan dan Kekurangan Alat Transportasi Air?

Hadirnya alat transportasi air ini menciptakan solusi penting untuk mobilitas di negara kepulauan seperti di Indonesia. Namun, di balik kelebihan yang dimilikinya juga ada sisi kekurangan.

Kelebihan yang Dimiliki 

  • Mampu menjangkau pulau-pulau terpencil
  • Efisien untuk muatan besar
  • Harga lebih murah
  • Lebih ramah lingkungan karena menimbulkan polusi lebih sedikit
  • Fasilitas lebih mewah dibanding moda transportasi jenis lain
  • Fleksibel dalam memelihara mesin

Beberapa Kekurangannya 

  • Bergantung pada kondisi cuaca di laut
  • Memakan waktu relatif lama
  • Tidak cocok untuk penggunaan jarak jauh
  • Kurang fleksibel perihal rute yang dilewati

Alat transportasi laut merupakan pilar penting mobilitas di Indonesia sebagai negara kepulauan. Berbagai jenis kapal memegang peran besar dalam pergerakan orang, barang, dan aktivitas komersial lainnya.

Namun, sejak diberlakukannya regulasi internasional IMO 2020, kapal-kapal di seluruh dunia diwajibkan menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur maksimal 0,5%.

Aturan ini mendorong industri pelayaran beralih dari bahan bakar tradisional yang lebih polutif menuju sumber energi yang lebih bersih.

Salah satu opsi yang semakin populer adalah Liquefied Natural Gas (LNG), karena mampu mengurangi emisi sulfur oksida dan partikulat, sehingga lebih ramah lingkungan dan sesuai ketentuan IMO.

Penggunaan LNG sebagai bahan bakar kapal berpotensi menurunkan emisi CO₂ serta meningkatkan efisiensi operasional. Bagi perusahaan pelayaran di Indonesia, beralih ke LNG dapat menjadi langkah transisi menuju pelayaran yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Ingin mengetahui lebih jauh bagaimana bisnis pelayaran Anda dapat mengadopsi LNG untuk menjaga ekosistem laut sekaligus mendukung energi yang lebih bersih? Hubungi PGN LNG Indonesia sekarang.