Informasi mengenai perusahaan, manajemen dan afiliasi.
Seputar gas alam dan pemanfaatannya.
Tempat pelaporan pelanggaran yang disediakan PGN.
Informasi mengenai perusahaan, manajemen dan afiliasi.
Seputar gas alam dan pemanfaatannya.
Tempat pelaporan pelanggaran yang disediakan PGN.
Industri manufaktur hingga saat ini masih sangat bergantung pada batu bara dan minyak bumi sebagai sumber energi utama. Namun, ketergantungan tersebut membuat perusahaan rentan terhadap fluktuasi harga energi global dan
Di tengah meningkatnya kebutuhan efisiensi energi dan upaya mengurangi emisi karbon, banyak industri mulai melirik PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) sebagai alternatif untuk menekan biaya listrik. Namun, bagi sektor seperti
Kapasitas pembangkit listrik terpasang nasional per Mei 2025 telah mencapai 105 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, PLTU batu bara masih mendominasi dengan kapasitas 41,4 GW atau sekitar 53% dari total
Memahami pola kebutuhan energi di setiap sektor menjadi langkah penting bagi perusahaan dalam menyusun strategi diversifikasi energi. Pasalnya, kebutuhan energi nasional terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga bisnis perlu
Krisis energi sering kali hanya dikaitkan dengan kenaikan harga energi. Padahal, lonjakan harga hanyalah dampak yang paling terlihat di permukaan. Dalam praktik industri, gangguan pasokan dan keterbatasan akses terhadap energi
Energi fosil masih menjadi sumber utama pemenuhan kebutuhan energi di berbagai sektor, mulai dari industri, manufaktur, transportasi, hingga pembangkit listrik. Ketergantungan yang tinggi ini membawa konsekuensi tersendiri, mengingat energi fosil
Krisis energi merupakan kondisi ketika pasokan energi tidak mampu memenuhi kebutuhan atau harga energi mengalami lonjakan sangat tinggi. Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari konflik geopolitik, ketidakseimbangan
Energi fosil masih menjadi tulang punggung pasokan energi nasional. Namun, di balik perannya yang besar, penggunaannya juga membawa tantangan serius, mulai dari emisi gas rumah kaca hingga pemborosan akibat efisiensi
Emisi gas rumah kaca (GRK) di Indonesia masih menjadi tantangan besar dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Berdasarkan laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang dirilis pada 2024, total emisi